
musik akhir 60’an dan awal 70’an. pastinya kita akan berkiblat ke musik barat, dengan flower generationnya, british invasion, folks, psychedelic, atau apapunlah gaya musik yang disodorkan dari masa itu. tapi, pernahkah terbersit sedikit keinginan untuk mendengar yang berasal dari negara saudara tua kita? Jepang. inilah awal perjumpaan saya dengan Happy End, sebuah band folks dari Jepang.
pertama kali saya mendengar band ini adalah di film Lost in Translation, sebuah film buatan Sofia Copolla hal tersebut membuat saya penasaran dengan band ini.
album ini adalah album debut yang mereka rilis pada tahun 1970 dan album ini semuanya berbahasa jepang. sebuah hal yang sangat jarang dilakukan oleh band jepang pada masa itu dan album ini pula menjadi sebuah tonggak bagi permusikan Jepang itu sendiri yang mana melahirkan pergerakan 日本語ロック論争 Nihongo Rokku Ronsō -kontroversi musik rock berbahasa jepang.
lagu pertama dimulai dengan sebuah lagu yang catchy “Haruya Koi” yang menjadi pembuka yang cukup cocok dengan sedikit lebih ngebeat daripada lagu yang lainnya. kemudian dilanjutkan dengan dua lagu yang bernuasa folks, “Kakurenbo” dan “Shin Shin Shin”. lalu pada lagu keempat “Tobenai Sora”, ada sedikit unsur psychedelic pada lagu tersebut, dengan sedikit bebunyian keyboard yang cenderung spacy, mungkin ini ada sedikit pengaruh dari band mereka sebelumnya The Apryl Fool. secara keseluruhan album ini lebih bernuansa folks dengan sedikit nuansa psychedelic, kecuali pada penutup album ini yaitu lagu “Zoku Happyend” dalam lagu itu terdengar lebih eksperimental dari lagu lagu lain yang ada pada album ini.
secara umum, saya sangat menikmati mendengarkan album ini, 36menit yang dihabiskan untuk sebuah kenyamanan dalam mendengarkan lagu. dan cobalah untuk mendengarkan album ini sembari membaca manga karya Naoki Urasawa “20th Century Boys” saya pikir, suasananya sangatlah cocok untuk manga tersebut.
key track : “Tobenai Sora”, “Kataki-Thanatos o Sōkiseyo!” “12 Gatsu no Ame no hi” “Asa”